Mengenang KH. Abdurrohim Nur, MA.

 Mengenang KH. Abdurrohim Nur, MA.

Kyai yang satu ini saya cukup kenal dalam BPPL ( Bengkel Penelitian dan Pengembangan dakwah ) di kota Kediri Jawa Timur. BPPL yang diwakili dari beberapa pimpinan daerah, cabang dan ranting sangat hangat dan dalam tema-tema pembahasan. Pada tahun 1985 tersebut peserta dihangatkan oleh kehadiran KH. Abdurrohim Nur MA, Ketua PWM Jawa Timur waktu itu, beliau ahli filsafat yang teguh.

Para peserta BPPL sangat terhibur dan mengambil manfaat cukup banyak dari beliau.

Acara yang digagas Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kediri waktu itu memberi penyegaran ilmu yang luarbiasa.

Kami mewakili cabang Wates sangat muda di waktu itu, sementara ada teman-teman peserta yang sudah bapak-bapak, mahasiswa, dan kami masih duduk di Pesantren YTP kelas 2 Aliyah.

Sentuhan KH. Abdurrohim Nur setelah sekian tahun saya bawa ke diskusi-diskusi dan khutbah di Jakarta, sungguh sangat menyentuh jamaah, dengan judul FUNGSI MANUSIA.

Dengan uraian yang dipoles dengan filsafat dan mantik. Semoga ilmu beliau bermanfaat dan diluaskan alam barzah sang kiyai yang tercerahkan.

Dalam sesi problematika umat, kami diajarkan bagaimana menghadapi umat yang agresif menyiarkan agamanya dengan dogma-dogma dan paksaan.

Mengutip surat al-Baqoroh ayat 120 yang jadi rujukan sifat agama tersebut, sehingga di antara kami mendatangi Pendeta di sekitar Kediri.

Dengan mental baja para peserta melaporkan aktifitasnya dalam menyusuri dan menghadapi pendeta yang agresif. Lalu dicari solusi bagaimana menghadapi dan gimana kalau itu terjadi di perserikatan Muhammadiyah.

Adalagi tugas dakwah mengahadapi yang sekarang dinamakan salafi, 

Hal ini cukup membuat peserta menggali beberapa literatur, dan aktifitas kekinian orang yang dituduh salafi .

Banyak peserta yang melaporkan kegiatannya cukup akurat dan dipertanggungjawabkan.

Lalu dipresentasikan dalam sidang-sidang komisi BPPL.

Secara keseluruan, pemikiran KH.Abdurrohim Nur mewarnai peserta dan cukup Viral pemikiran-pemikirannya yang dipoles filsafat dan Mantik.



Ujungpangkah, 13 Januari 2026

Ahmad Darojul Ali.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obituari Kanda Kaeladzi

الحاكم (الصادر الحكم بين أهل الرأي و أهل التقليدي

K.H. Ja'far Yasa': Kyai yang Bersahaja