Postingan

Indonesia Perlu diReset

Gambar
Indonesia Perlu diReset Murtadlo HS. Alumni Ponpes YTP Kertosono Indonesia, negeri yang kaya akan sumber daya alam dan manusia, namun masih bergelut dengan berbagai masalah yang tak kunjung usai. Penegakan hukum yang lemah, kasus ijazah palsu yang tak jelas penyelesaiannya, dan lahirnya wakil presiden yang dipertanyakan keabsahannya, semua itu menunjukkan bahwa ada yang salah dengan sistem kita. Kita perlu mengakui bahwa Indonesia sedang sakit. Sakit yang tidak hanya menyerang tubuh, tapi juga jiwa dan akal sehat. Kita perlu melakukan reset, memulai dari awal dengan fondasi yang kuat dan prinsip-prinsip yang jelas. Reset bukan berarti menghapus sejarah, tapi memperbaiki kesalahan dan membangun masa depan yang lebih baik. Kita perlu menegakkan hukum tanpa pandang bulu, memastikan bahwa setiap orang bertanggung jawab atas tindakannya. Kita perlu pemimpin yang jujur, berintegritas, dan berani mengambil keputusan yang tepat. Kita perlu sistem yang adil, transparan, dan akuntabe...

Karena HUMANISME

Gambar
Karena HUMANISME Perang Israel, Amerika, kepada Iran, adalah sesuatu yang menggelikan, berapa tidak Negeri yang diam dan dalam taraf perundingan diserang tanpa kemanusiaan, bayangkan pemimpinnnya langsung mati juga para jendral, kalau itu terjadi ke Indonesia tentu akan runyam, presiden Prabowo mati dalam serangan  juga para jendral, meskipun Prabowo tidak bisa disamakan dengan pemimpin Iran. Ini negara yang sah, dan pemimpinnya mengalami dehumanisasi. Apa reaksi dunia Islam, sesungguhnya memalukan, ditariklah itu aliran Syiah, bukan Sunni, maka kita tidak perlu dukung Iran, sesuatu yang sangat menggelikan, bukankah Hamas di Gaza Suni ?, tapi persenjataan dan pengkaderan Iran yang langsung membantu, padahal Saudi, Kuwait, Bahren, Uni Emirat Arab, Mesir, dll, yang katanya Suni hanya mengecam,  membantu logistik (makanan) pasca perang. Katanya satu madzhab (Suni). Sementara Iran yang mempersenjatai dan mengkader Hamas dan jihad Islam sekarang diserang Israel, negara-...

Hisab Awal Bulan Syawal 1447 H

Gambar
Hisab Awal Bulan Syawal 1447 H Ali Hamdi, M. HI Ketua Pengadilan Agama Tuban   Tuban, Jumat 6 Maret 2026 Markas Tanjung Kodok Paciran - Lamongan  Basik Data EPHIMERIS HISAB RUKYAT Lintang Lokasi : - 6^ 52’ Lintang Selatan Bujur Lokasi : 112^ 21’ Bujur Timur Bujur Daerah : 105 Ijtimak akhir bulan Romadlon 1447 H Terjadi : Ijtimak di Indonesia Bagian Barat terjadi hari Kamis Kliwon tanggal 19 Maret 2026   pada jam =  8 : 25: 18,81  WIB (Ijtimak Qobla Duhur) di Lokasi Rukyat Data  Hilal ,Hari Kamis Tanggal 19 Maret 2026 Matahari Tenggelam dilokasi rukyat pada hari itu Jam : 17 : 42: 36.46 WIB Tinggi Hilal Hakiki :   2^ 13’ 56,34” (Di Atas Ufuq) Tinggi Hilal Mar’i :     1^ 55’ 22,67” (Di Atas Ufuq) Lama Hilal diatas Ufuq :   7 Menit 41,51 Detik   (Di Atas Ufuq) Umur Bulan  :   9 Jam 17 Menit 17,65 Detik   (Di Atas Ufuq) Hilal Tenggelam :  =  Jam  17 : 50 Menit ...

AIR UJIAN PEJUANG KEBENARAN

Gambar
  AIR UJIAN PEJUANG KEBENARAN Bukhori at-Tunisi Alumni Pondok Pesantren YTP Kertosono  1.      Air Ujian Allah mengisahkan secara gamblang perilaku pasukan yang mau berlaga di medan perang: 1. Ada kelompok pasukan yang mencari “ air kehidupan ”; 2. Ada kelompok pasukan yang berjuang untuk menegakkan kebenaran, berjuang di Jalan Allah, berjuang di Jalan Tuhan. Allah menggambarkan dua sikap pasukan saat melihat “air kehidupan” yang melimpah di sungai sebagai “ air ujian ”, bukan “ batu ujian ”. Batu ujian terjadi manakala ujiannya berbentuk kekerasan, luka, kesedihan, atau kekalahan, bahkan memang betul-betul batu sungguhan yang menghantam, seperti saat Perang Uhud. Saat berhadapan dengan air, tentu semua pasukan perlu asupan air untuk menghilangkan kehausan. Ada pasukan yang minum sepuas-puasnya, meminum sebanyak-banyaknya, melahap air dengan serakah. Tampak hedonisme kehidupan duniawi seterang-terangnya. Jika perilaku yang ditampilkan se...

Hisab Awal Bulan Romadlon 1447 H

Gambar
  Hisab Awal Bulan Romadlon  1447 H Ali HAmdi, M, HI (Ketua PA Tuban) Surabaya, Kamis 12 Februari 2026 Markas Tanjung Kodok Paciran - Lamongan  Basik Data EPHIMERIS HISAB RUKYAT Lintang Lokasi : - 6^ 52’ Lintang Selatan Bujur Lokasi : 112^ 21’ Bujur Timur Bujur Daerah : 105 Ijtimak akhir bulan Sya’ban 1447 H terjadi : Ijtimak di Indonesia Bagian Barat terjadi hari Selasa Kliwon tanggal 17 Februari 2026   pada jam =  19 : 2: 57,63  WIB (Ijtimak Bakdal Gurub) di Lokasi Rukyat Data  Hilal,  hari Selasa Tanggal 17 Februari 2026 Matahari tenggelam di lokasi rukyat pada hari itu Jam : 17 : 54: 32.51 WIB Tinggi Hilal Hakiki :   -1^ 3’ 13,88” (Di Bawah Ufuq) Tinggi Hilal Mar’i :      - (Di bawah Ufuq) Lama Hilal diatas Ufuq :   -  (Di bawah Ufuq) Umur Bulan  :    - (Di bawah Ufuq) Hilal Tenggelam :  =   - (Di Bawah Ufuq) Azimut / arah Matahari :  - 12^ 07’ 23,41” d...

Egi Sujana Mengalami Confuse...

Gambar
 Egi Sujana Mengalami Confuse... A. Darojul Ali, M.H. Dia berargumentasi, " Pergilah ke Fir'aun sesungguhnya dia telah melampaui batas " " Dan dan katakan pada Fir'aun dengan kata-kata yang lembut ". Argumentasi surat Taha ini yang melatarbelakangi Egy Sujana ke rumah Jokowi. Sebuah sowan yang menurut saya telah merendahkan, menampar gerakan dan eksistensi penggerak /muharrik sendiri. Meskipun dibungkus silaturrahim, tapi peristiwa ini bisa dilihat dari suasana batin masalah yang dihadapi. Confuse/ bingung atau kebingungan menghadapi masalah hukum, antara dirinya sakit dan harus pergi ke Malaysia sementara dirinya tersangka dan dilarang bepergian keluar negeri. Ini bisa memberi tanda-tanda lemas RRT, tapi tidak yang dialami ketiga orang itu, dan pengacaranya. Bahkan Egi Sujana pun memberi semangat agar terus melawan Jokowi. Apa yang dialami ES suatu pilihan yang kurang tepat, apakah karena kasus hukum tersangka jadi sandera ES untuk tetap eksis. ...

Equilibrium Berbangsa dan Bernegara

Gambar
  Equilibrium Berbangsa dan Bernegara Bukhori at-Tunisi (Alumni Ponpes YTP Kertosono) Kekuasaan terbentuk atas kesepakatan. [1] Kalau tidak ada kesepakatan, maka tidak akan ada kekuasaan. Kesepakatan antara yang berkuasa dan yang dikuasai, menjadi dasar terbentuknya kekuasaan. Kekuasaan akan hancur, hilang eksistensinya bila “kontrak sosialnya” hancur, meminjam istilah John Lock. Ken Arok berkuasa atas dasar penaklukkan. Menaklukkan Tunggul Ametung dengan membunuh. Atas dasar balas dendam, Anak Tunggul Ametung membunuh turunan Ken Arok untuk menjadi penguasa, begitu seterusnya, persoalan suksesi tidak pernah selesai. Ketika yang dituju di puncak piramida kehidupan adalah kekuasaan, maka akan selalu terjadi gesekan dan perang, ujungnya adalah kehancuran dan kebinasaan. Banyak kekuasaan di dunia ini, hanya tinggal puing-puingnya   sejarah, bahkan hanya menjadi legenda dan mitos. Orang Melayu menyebut, ”Menang jadi Arang, kalah jadi abu ”. Dua-duanya sama...