Tafsir Al- Fatihah ayat 6 - 7: Bimbinglah kami mengikuti jalan para Nabi dan Rasul-Mu (7)
Tafsir Al- Fatihah ayat 6 - 7: Bimbinglah kami mengikuti jalan para Nabi dan Rasul-Mu (7) Oleh Syaikh Ahmad Musthafa Al-Maraghi Penyadur Sudono Syueb بسم الله الرحمن الرحيم (اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ٦) 6. Bimbinglah kami ke jalan yang lurus (صِرَا طَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ.٧) 7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." الْهِدَايَةُ هِيَ الدَّلَالَةُ عَلَى مَا يُوصِلُ إِلَى الْمَطْلُوبِ، وَالصِّرَاطُ هُوَ الطَّرِيقُ، وَالْمُسْتَقِيمُ ضِدُّ الْمُعْوَجِّ، وَهُوَ مَا [لَا] فِيهِ انْحِرَافٌ عَنِ الْغَايَةِ الَّتِي يَجِبُ عَلَى سَالِكِهَا أَنْ يَنْتَهِيَ إِلَيْهَا. (Al-hidayah/الهداية) Hidayah adalah petunjuk menuju apa yang dapat menyampaikan seseorang kepada tujuan yang dicari. Ash-Shirath artinya jalan. Sedangkan Al-Mustaqim adalah kebalikan dari yang bengkok, yaitu jalan yang [tidak] menga...