Rocky Gerung Sign Kanan Belok Kiri
Rocky Gerung Sign Kanan Belok Kiri Oleh Sudono Syueb, Alumni Fisipol UGM Sidoarjo - Pengangkatan Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada 2 Oktober 2026 memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan. Opini kontra ini umumnya menyoroti potensi hilangnya independensi kaum intelektual, risiko pelemahan oposisi (kooptasi kritik), serta inkonsistensi sikap politik di mata publik. Berikut adalah argumen-argumen utama yang mendasari opini kontra terhadap masuknya Rocky Gerung ke dalam struktur Wantimpres: 1. Ancaman Kematian Oposisi dan Kooptasi Kritik Selama bertahun-tahun, Rocky Gerung dikenal sebagai simbol pemikir bebas dan kritikus independen di luar sistem pemerintah. Ketika figur kritis seperti dirinya masuk ke dalam lingkaran kekuasaan, publik melihatnya sebagai bentuk penjinakan suara kritis (co-optation). Masuknya Rocky kekuasaan dikhawatirkan akan melemahkan kontrol sosial dari civil s...