Postingan

Mengenal l'rab Huruf-Huruf Muqaththa'ah pada Fawatihus Suwar Al-Qur'an

Mengenal l'rab Huruf-Huruf Muqaththa'ah pada Fawatihus Suwar Al-Qur'an Oleh Sudono Syueb, pernah nyantri di PP YTP Kertosono Huruf-huruf muqaththa'ah (seperti Alif Lam Mim, Yasin, Kaf Ha Ya 'Ain Shad, dll.) yang berada di awal surah Al-Qur'an umumnya dianggap tidak memiliki kedudukan i'rab (laa mahalla laha minal i'rab) menurut pendapat mayoritas ulama ahli nahwu, karena ia merupakan huruf abjad tunggal yang berfungsi sebagai pembuka surah (fawatihus Suwar). Namun, para ulama pakar bahasa dan tafsir (seperti Al-Farra', Az-Zajjaj, Ad-Darwis dan Ibnul Anbari) menyebutkan beberapa pandangan lain, jika huruf-huruf tersebut diposisikan sebagai suatu kata atau nama dan bukan makna. Berikut adalah rincian posisi i'rabnya berdasarkan beberapa pendapat: 1. Tidak Memiliki Kedudukan I'rab (Laa Mahalla Laha Minal I'rab) lni adalah pendapat yang paling kuat dan banyak dipilih. Huruf-huruf ini kedudukannya sama seperti huruf-huruf hijaiyah biasa (e.g.,...

Pengaruh Tafsir Al-Jalalain pada Produk Tafsir Dunia dan Nusantara

Gambar
Pengaruh Tafsir Al-Jalalain pada Produk Tafsir Dunia dan Nusantara Oleh Sudono Syueb, pernah nyantri di PP YTP, Kertosono Tafsir al-Jalalain, yang ditulis oleh dua ulama besar Mesir—Jalaluddin al-Mahalli dan Jalaluddin as-Suyuthi pada abad ke 9 H—bukan sekadar kitab penjelasan Al-Qur'an biasa. Kitab ini adalah karya monumental yang merevolusi metodologi penafsiran Al-Qur'an secara global dan menjadi pilar utama tradisi intelektual Islam di Indonesia. Meskipun ukurannya ringkas, pengaruhnya menembus batas-batas geografis dan zaman, menjadikannya salah satu kitab tafsir paling berpengaruh di dunia Islam. Berikut adalah analisis mengenai pengaruh besar Tafsir al-Jalalain di tingkat dunia dan di Indonesia: 1. Pengaruh Global: Standar Baru Metode Ijmali (Global-Ringkas) Di panggung dunia Islam, Tafsir al-Jalalain diakui sebagai masterpiece dalam metode penafsiran ijmali (ringkas). Sebelum kitab ini lahir, tradisi tafsir sering kali didominasi oleh kitab-kitab tebal berbe...

Fiqih Ikhtilaf (2): Ikhtilaf Shahabi di Masa Nabi Hidup

Gambar
  Fiqih Ikhtilaf (2): Ikhtilaf Shahabi di Masa Nabi Hidup   Bukhori at-Tunisi (Alumni IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta)   Dalam yurisprudensi Islam, bila terjadi perbedaan antar Shahabat, maka keputusan Nabi menjadi keputusan akhir, dan tidak ada keputusan pilihan lainnya. Banyak terjadi perbedaan fi’liyah , qauliyah , dan sikap antar Shahabi saat Nabi masih hidup, hal tersebut karena adanya perbedaan tempat, waktu, dan kesempatan untuk bertemu Nabi. Mengapa terjadi perbedaaan antar Shahabi? Ada Shahabat yang rumahnya berdekatan dengan Nabi, ada yang jauh, ada yang tinggal di kota lain. Ada yang sering menyertai Nabi, dan ada yang jarang menyertai Nabi. Para Shahabat Nabi tidak semuanya tinggal di Madinah, ada yang tinggal dekat Madinah, dan ada yang jauh. Shahabat tersebar di berbagai kota Jazirah Arab. Fi’liyah dan qauliyah Shahabat, kadang murni dari Shahabat, bukan dari Nabi, karena saat itu tidak bersamaan dengan Nabi. Setelah kejadian baru dilaporkan kep...

ISTRIMU BUKAN PEMBANTUMU, BUKAN PULA ART-MU

Gambar
ISTRIMU BUKAN PEMBANTUMU, BUKAN PULA ART-MU (Renungan dari Persoalan Rumah Tangga Tetangga) Oleh: Indah Hanifah binti Hanif Adzhar Ada sesuatu yang terkadang terlupakan dalam kehidupan rumah tangga. Seorang suami pulang ke rumah, ingin disambut dengan senyuman, disiapkan makanan, disediakan minuman, rumah dalam keadaan rapi, pakaian bersih dan kebutuhan lainnya sudah tersedia. Ketika semua itu terpenuhi, dianggap sebagai hal yang biasa. Namun, ketika ada yang tidak beres, tak jarang keluhan muncul. Rumah berantakan sedikit, makanan terlambat disajikan, atau pakaian belum disetrika, seolah-olah ada kewajiban yang tidak dilaksanakan oleh istri. Pernahkah sejenak seorang suami bertanya kepada dirinya sendiri? *"Apakah aku sudah memperlakukan istriku sebagai pasangan hidup, atau justru seperti pembantu yang harus selalu siap melayaniku?"* Istri bukan ART yang bekerja dari pagi hingga malam untuk memenuhi kebutuhan majikannya. Ia adalah seorang manusia yang juga bisa lelah, sakit,...

KU SAMBUT USIAKU DENGAN SYUKUR

Gambar
❤KU SAMBUT USIA "60" TAHUNKU DENGAN SYUKUR❤ *إنا لله وإنا إليه راجعون۔۔* Oktober 2026 Genap sudah usiaku *"60"* tahun. Usia yang membuatku semakin sadar, betapa panjang perjalanan yang telah Allah izinkan untuk kulewati. Begitu banyak cerita dalam *"60"* tahun ini. Ada bahagia yang membuatku tersenyum, ada air mata yang mengajarkanku tentang kesabaran, ada kehilangan yang mengajarkanku tentang keikhlasan, dan ada begitu banyak nikmat Allah yang seringkali baru kusadari setelah melewatinya. Kini, *ku sambut usia lansiaku dengan gembira dan penuh rasa syukur.* Bukan karena aku merasa sudah sempurna, tetapi karena Allah masih memberiku kesempatan untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, mempererat silaturrahim, dan berbagi kebaikan dengan sesama. Di usia ini, aku tidak lagi ingin mengejar terlalu banyak hal duniawi. Aku hanya ingin hati yang lebih tenang, iman yang lebih kuat, kesehatan yang cukup, keluarga yang penuh kasih, dan kehidupan yang semakin ...

T U M B U K

Gambar
T U M B U K Ali Hamdi, M. HI Ketua PA Tuban Tuban, 9 Oktober 2026 Kapan saat Tumbuk terjadi di wilayah Tanjung Kodok Lamongan Waktu Tumbuk adalah saat Deklinasi matahari berada di atas wilayah tersebut, dengan artian lintasan matahari pada hari itu berada ditengah-tengah daerah tersebut, sehingga pada saat itu di hari itu saat waktu Duhur terjadi di titik Kulminasi, Matahari tidak punya bayang bayang, dengan artian sinar matahari tersebut tidak punya bayang-bayang, karena saking tegak lurusnya sinar tersebut  Sebagai contoh, wilayah Tanjung Kodok Paciran Lamongan dengan data Lintang 6 Derajad 52 Menit, Lintang Selatan, Maka saat tumbuk terjadi diwilayah Tanjung Kodok Paciran adalah pada hari Sabtu dan Ahad Tanggal 10 dan 11 Oktober 2026  Oleh karena itu bila ingin mengetahui Matahari tidak punya bayang-bayang adalah pada tanggal 10 dan 11 Oktober 2026 pada saat matahari Kulminasi (matahari dititk Zenit) diatas kepala kita Lalu jam berapakah pada hari sabtu dan hari Ahad tangga...

IBU

Gambar
IBU Oleh: Indah Hanifah binti Hanif Adzhar Alumni PP الروضة العلمية (YTP) Kertosono Nganjuk Ibu.. Inilah anakmu Berdiri di hadapanmu Memohon kasihmu Sepenuh jiwamu Ibu.. Aku tahu betapa besar kasihmu Segala upaya kau curahkan padaku Ketika aku tak berdaya Kau penuhi segala rasa Ibu.. Ketika aku tak tak tahu apa-apa Kau mengajariku kata-kata Ketika aku mulai terbata-bata Kau tetap sabar merangkaikan kata-kata Ibu.. Kini aku telah mampu bicara Kini aku mulai bisa berkarya Namun aku belum bisa membalas jasa Hanya ini yang mampu kuberikan Do'aku yang selalu kupanjatkan:  رب اغفرلي ولوالدي وارحمهما كما ربياني صغيرا۔۔ Dibaca pada perlombaan oleh anakku (Akmal Mudzakkir) saat masih duduk di TK Ash-Shiddiqiyah Tanggulangin 2006