Postingan

Pemikiran Ekonomi lbnu Taimiyah

Gambar
Pemikiran Ekonomi lbnu Taimiyah Sidoarjo - Pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah berpusat pada mekanisme pasar bebas yang adil, harga yang wajar (harga adil atau \(al-thaman al-mitsl\)), serta pentingnya moralitas dan larangan riba dalam bertransaksi. Beliau juga memperbolehkan intervensi pemerintah jika terjadi kecurangan atau kerusakan pasar. Berikut adalah penjelasan rinci mengenai konsep-konsep utama ekonomi Ibnu Taimiyah: 1. Mekanisme Pasar dan Penawaran-Permintaan Ibnu Taimiyah adalah salah satu pemikir awal yang menyadari hukum penawaran dan permintaan dalam ekonomi. Beliau menjelaskan bahwa naik turunnya harga barang tidak selalu disebabkan oleh ketidakadilan penjual. Jika permintaan suatu barang meningkat sementara persediaan barang sedikit, harga akan naik. Sebaliknya, jika persediaan melimpah dan permintaan turun, harga akan jatuh. Beliau menyebut fenomena ini murni terjadi karena hukum alam (kebiasaan manusia).  2. Konsep Harga Adil (Al-Thaman Al-Mitsl) Ibnu Taimi...

Pemikiran Pilitik lbnu Taimiyah

Gambar
Pemikiran Pilitik lbnu Taimiyah Ibnu Taimiyah memandang agama dan politik tidak dapat dipisahkan. Ia percaya kekuasaan negara wajib menegakkan ajaran agama serta menjaga keadilan sosial. Mari kita bedah lebih dalam konsep pemikiran politik tokoh besar Islam ini.  1. Agama dan Negara Ibnu Taimiyah menyatakan agama tidak bisa tegak tanpa negara. Kekuasaan adalah alat penting untuk mewujudkan perintah kebaikan dan mencegah kejahatan. Misalnya, menegakkan hukum atau melindungi kaum yang lemah membutuhkan wewenang resmi dari pemimpin.  2. Konsep Kepemimpinan Bagi Ibnu Taimiyah, memimpin adalah sebuah amanah suci yang wajib dilaksanakan dengan dua prinsip utama: Keadilan (Al-'Adalah): Pemimpin harus berlaku adil kepada semua rakyat, tanpa memandang status. Kapasitas (Al-Kafa'ah): Jabatan harus diberikan kepada orang yang paling ahli dan kuat dalam bidangnya.  Ia mengibaratkan pemilihan pemimpin seperti mencari tukang kayu untuk membuat rumah. Pemimpin harus orang ya...

Diskursus Surah Al-Baqarah ayat 16-17 dari Segi Lughah, l'rab dan Balaghah versi Syaikh Muhyiddin Al Darwis

Gambar
Diskursus Surah Al-Baqarah ayat 16-17 dari Segi Lughah, l'rab dan Balaghah versi Syaikh Muhyiddin Al Darwis Oleh Sudono Syueb, Alumni PGAM Paciran, Lamongan بسم الله الرحمن الرحيم أُولَٰئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الضَّلَالَةَ بِالْهُدَىٰ فَمَا رَبِحَتْ تِجَارَتُهُمْ وَمَا كَانُوا مُهْتَدِينَ (١٦) مَثَلُهُمْ كَمَثَلِ الَّذِي اسْتَوْقَدَ نَارًا فَلَمَّا أَضَاءَتْ مَا حَوْلَهُ ذَهَبَ اللَّهُ بِنُورِهِمْ وَتَرَكَهُمْ فِي ظُلُمَاتٍ لَا يُبْصِرُونَ (١٧) Artinya 16) Mereka itulah yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka perdagangan mereka tidak beruntung dan mereka tidak mendapat petunjuk.  17) Perumpamaan mereka seperti orang yang menyalakan api, setelah (api itu) menerangi sekelilingnya, Allah melenyapkan cahaya mereka dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat." الْإِعْرَابُ : (أُولَٰئِكَ) اِسْمُ إِشَارَةٍ مَبْنِيٌّ عَلَى الْكَسْرِ فِي مَحَلِّ رَفْعٍ مُبْتَدَأٌ (الَّذِينَ) خَبَرُ أُولَٰئِكَ (اشْتَرَوُا) فِعْلٌ مَاضٍ مَبْنِيٌّ عَلَى الضَّمِّ الْمُقَدّ...

Diskursus Surah Al-Baqarah ayat 14-15 dari Segi Lughah, l'rab dan Balaghah versi Syaikh Muhyiddin Al-Darwis

Gambar
Diskursus Surah Al-Baqarah ayat 14-15 dari Segi Lughah, l'rab dan Balaghah versi Syaikh Muhyiddin Al-Darwis Penyadur Sudono Syueb, Alumni MIM 12 Dengok, Paciran, Lamongan  بسم الله الرحمن الرحيم وَإِذَا لَقُوا الَّذِينَ آمَنُوا قَالُوا آمَنَّا وَإِذَا خَلَوْا إِلَى شَيَاطِينِهِمْ قَالُوا إِنَّا مَعَكُمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِئُونَ(14)   اللهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ(15) Artinya: (14) Dan apabila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka berkata: "Kami telah beriman." Dan apabila mereka kembali kepada setan-setan mereka, mereka berkata: "Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok."  (15) Allah akan membalas olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka. اللُّغَةُ : (الطُّغْيَانُ) مَصْدَرُ طَغَى طُغْيَانًا بِضَمِّ الطَّاءِ وَكَسْرِهَا ، وَلَامُ طَغَى قِيلَ : يَاءٌ وَقِيلَ : وَاوٌ وَمَعْنَاهَا مُجَاوَزَةُ الْحَدِّ. (يَعْمَهُونَ) الْعَمَهُ :...

Diskursus Surah Al-Baqarah ayat 11-13 dari Segi Lughah, I'rab dan Balaghah Versi Syaikh Mahyuddin Al Darwis

Gambar
Diskursus Surah Al-Baqarah ayat 11-13 dari Segi Lughah, I'rab dan Balaghah Versi Syaikh Mahyuddin Al Darwis Oleh Sudono Syueb, Alumni PGAM Paciran, Lamongan Surah Al-Baqarag ayat 11 - 13 بسم الله الرحمن الرحيم وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ لَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ قَالُوا إِنَّمَا نَحْنُ مُصْلِحُونَ (11)  أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ الْمُفْسِدُونَ وَلَكِنْ لَا يَشْعُرُونَ (12) وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ آمِنُوا كَمَا آمَنَ النَّاسُ قَالُوا أَنُؤْمِنُ كَمَا آمَنَ السُّفَهَاءُ أَلَا إِنَّهُمْ هُمُ السُّفَهَاءُ وَلَكِنْ لَا يَعْلَمُونَ (13) Aryinya: (11) Dan apabila dikatakan kepada mereka, 'Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi!' Mereka menjawab, 'Sesungguhnya kami hanyalah orang-orang yang melakukan perbaikan.'   (12) Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari. (13) Dan apabila dikatakan kepada mereka, 'Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman!' Mereka menjawab, 'Apakah kami harus beriman sebagaim...

Hisab Awal Bulan Shofar 1448 H

Gambar
Hisab Awal Bulan Shofar 1448 H Ali Hamdi, M. HI (Ketua PA Tuban) Tuban, Senin 13 Juli 2026 Markas Tanjung Kodok Paciran - Lamongan  Basik Data EPHIMERIS HISAB RUKYAT Lintang Lokasi : - 6^ 52’ Lintang Selatan Bujur Lokasi : 112^ 21’ Bujur Timur Bujur Daerah : 105 Ijtimak akhir bulan Muharom 1448 H Terjadi : Ijtimak di Indonesia Bagian Barat terjadi hari Selasa Pahing tanggal 14 Juli 2026   pada jam =  16 : 45: 11,95  WIB (Ijtimak Bakda Ashar ) di Lokasi Rukyat Data  Hilal ,Hari Selasa Tanggal 14 Juli 2026 Matahari Tenggelam dilokasi rukyat pada hari itu Jam : 17 : 29: 52,96 WIB Tinggi Hilal Hakiki :   -0^ 26’ 9,46” (Di Bawah Ufuq) Tinggi Hilal Mar’i :    dibawah Ufuq Lama Hilal diatas Ufuq :   - Di Bawah Ufuq) Umur Bulan  :   0 Jam 44 Menit 41,01 Detik (Di Bawah Ufuq) Hilal Tenggelam :  =  Jam 17 , 3 Menit, 43,5 Detik (Hilal lebih dulu tenggelam dari pada matahari Azimut / arah Matahari :   21 ...

Diskursus Surah Al-Baqarah ayat 8 - 10 dari Segi Lughah, l'rab dan Balaghah versi Syaikh Muhyiddin Al Darwis

Gambar
Diskursus Surah Al-Baqarah ayat 8 - 10 dari Segi Lughah, l'rab dan Balaghah versi Syaikh Muhyiddin Al Darwis Penyadur Sudono Syueb, Alumni PGAM Paciran, Lamongan Sidoarjo, 12 Juli 2026 بيم الله الرحمن الرحيم [آيَاتُ الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ] (وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ آمَنَّا بِاللهِ وَبِالْيَوْمِ الْآخِرِ وَما هُمْ بِمُؤْمِنِينَ (8) يُخادِعُونَ اللهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَما يَخْدَعُونَ إِلاَّ أَنْفُسَهُمْ وَما يَشْعُرُونَ (9) فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزادَهُمُ اللهُ مَرَضاً وَلَهُمْ عَذابٌ أَلِيمٌ بِما كانُوا يَكْذِبُونَ (10)) Artinya: (8) Dan di antara manusia ada yang berkata, "Kami beriman kepada Allah dan hari akhir," padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. (9) Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri mereka sendiri tanpa mereka sadari. (10) Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih karena mereka berdusta. [Aspek Kebahasaan /...