ISTRIMU BUKAN PEMBANTUMU, BUKAN PULA ART-MU
ISTRIMU BUKAN PEMBANTUMU, BUKAN PULA ART-MU (Renungan dari Persoalan Rumah Tangga Tetangga) Oleh: Indah Hanifah binti Hanif Adzhar Ada sesuatu yang terkadang terlupakan dalam kehidupan rumah tangga. Seorang suami pulang ke rumah, ingin disambut dengan senyuman, disiapkan makanan, disediakan minuman, rumah dalam keadaan rapi, pakaian bersih dan kebutuhan lainnya sudah tersedia. Ketika semua itu terpenuhi, dianggap sebagai hal yang biasa. Namun, ketika ada yang tidak beres, tak jarang keluhan muncul. Rumah berantakan sedikit, makanan terlambat disajikan, atau pakaian belum disetrika, seolah-olah ada kewajiban yang tidak dilaksanakan oleh istri. Pernahkah sejenak seorang suami bertanya kepada dirinya sendiri? *"Apakah aku sudah memperlakukan istriku sebagai pasangan hidup, atau justru seperti pembantu yang harus selalu siap melayaniku?"* Istri bukan ART yang bekerja dari pagi hingga malam untuk memenuhi kebutuhan majikannya. Ia adalah seorang manusia yang juga bisa lelah, sakit,...