Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Ayat - Ayat Setan ?

Gambar
Ayat - Ayat Setan ? Peristiwa yang memilukan dan banyak menyeret negara dunia, bahkan sampai masuk pada tafaruk antar umat dalam statemen adalah serangan Zionis Israel dan Amerika pada negara yang berdaulat Republik Islam Iran. Secara hukum internasional jelas melanggar, negara yang diam dan telah diembargo sejak tahun 1979 diserang sampai pimpinan negara gugur dan juga pejabat-pejabat lainnya. Sebuah peristiwa bar-bar di zaman moderen negara yang mengatasnamakan kampium demokrasi sungguh primitif. Tak berhenti begitu, karena di luar dugaan,  dikira kepala dibantai maka selesailah kedaulatan negara itu, eh ternyata melawan sampai empat pekan setidaknya sampai saat ini. Hal ini muncul statemen baik dari pakar politik internasional maupun pakar kawasan . Yang menggelitik komentar seorang ustadz bahwa Ayatullah Ruhullah Khumaini bukan orang Islam, tapi orang Yahudi, dan dia bukan ayatullah, tapi ayat syetan . Sebuah pernyataan yang ceroboh dan mengubur harmoni umat Islam. ...

Dari Negara Nonblok Menuju Negara Goblok

Dari Negara Nonblok, Menuju Negara Goblok Yudi Latif Saudaraku, dulu Indonesia berdiri di panggung dunia dengan penuh percaya diri sebagai pemimpin negara-negara Nonblok.  Kita memasuki pergaulan dunia dengan politik bebas aktif yang cerdik mendayung di antara dua karang.  Bebas berarti mampu berdiri di atas kaki sendiri tak tergantung  dan tak memihak blok mana pun. Aktif berarti turut terlibat mengupayakan perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian, dan keadilan.  Kini, Indonesia berdiri di panggung dunia penuh ambigu sebagai pengekor di barisan negara-negara Goblok.  Kita memasuki pergaulan dunia dengan politik terikat-kompulsif. Terikat artinya tersandera oleh pilihan sendiri menjadi sekutu adidaya pembuli. Kompulsif artinya dorongan obsesif untuk terus tampil di panggung internasional sebagai proyeksi dari perasaan rendah diri.  Akibatnya, kita kehilangan akar kewibawaan di barisan negara-negara Nonblok, tapi juga tak diindahkan oleh rekognis...

Indonesia Perlu diReset

Gambar
Indonesia Perlu diReset Murtadlo HS. Alumni Ponpes YTP Kertosono Indonesia, negeri yang kaya akan sumber daya alam dan manusia, namun masih bergelut dengan berbagai masalah yang tak kunjung usai. Penegakan hukum yang lemah, kasus ijazah palsu yang tak jelas penyelesaiannya, dan lahirnya wakil presiden yang dipertanyakan keabsahannya, semua itu menunjukkan bahwa ada yang salah dengan sistem kita. Kita perlu mengakui bahwa Indonesia sedang sakit. Sakit yang tidak hanya menyerang tubuh, tapi juga jiwa dan akal sehat. Kita perlu melakukan reset, memulai dari awal dengan fondasi yang kuat dan prinsip-prinsip yang jelas. Reset bukan berarti menghapus sejarah, tapi memperbaiki kesalahan dan membangun masa depan yang lebih baik. Kita perlu menegakkan hukum tanpa pandang bulu, memastikan bahwa setiap orang bertanggung jawab atas tindakannya. Kita perlu pemimpin yang jujur, berintegritas, dan berani mengambil keputusan yang tepat. Kita perlu sistem yang adil, transparan, dan akuntabe...

Karena HUMANISME

Gambar
Karena HUMANISME Perang Israel, Amerika, kepada Iran, adalah sesuatu yang menggelikan, berapa tidak Negeri yang diam dan dalam taraf perundingan diserang tanpa kemanusiaan, bayangkan pemimpinnnya langsung mati juga para jendral, kalau itu terjadi ke Indonesia tentu akan runyam, presiden Prabowo mati dalam serangan  juga para jendral, meskipun Prabowo tidak bisa disamakan dengan pemimpin Iran. Ini negara yang sah, dan pemimpinnya mengalami dehumanisasi. Apa reaksi dunia Islam, sesungguhnya memalukan, ditariklah itu aliran Syiah, bukan Sunni, maka kita tidak perlu dukung Iran, sesuatu yang sangat menggelikan, bukankah Hamas di Gaza Suni ?, tapi persenjataan dan pengkaderan Iran yang langsung membantu, padahal Saudi, Kuwait, Bahren, Uni Emirat Arab, Mesir, dll, yang katanya Suni hanya mengecam,  membantu logistik (makanan) pasca perang. Katanya satu madzhab (Suni). Sementara Iran yang mempersenjatai dan mengkader Hamas dan jihad Islam sekarang diserang Israel, negara-...

Hisab Awal Bulan Syawal 1447 H

Gambar
Hisab Awal Bulan Syawal 1447 H Ali Hamdi, M. HI Ketua Pengadilan Agama Tuban   Tuban, Jumat 6 Maret 2026 Markas Tanjung Kodok Paciran - Lamongan  Basik Data EPHIMERIS HISAB RUKYAT Lintang Lokasi : - 6^ 52’ Lintang Selatan Bujur Lokasi : 112^ 21’ Bujur Timur Bujur Daerah : 105 Ijtimak akhir bulan Romadlon 1447 H Terjadi : Ijtimak di Indonesia Bagian Barat terjadi hari Kamis Kliwon tanggal 19 Maret 2026   pada jam =  8 : 25: 18,81  WIB (Ijtimak Qobla Duhur) di Lokasi Rukyat Data  Hilal ,Hari Kamis Tanggal 19 Maret 2026 Matahari Tenggelam dilokasi rukyat pada hari itu Jam : 17 : 42: 36.46 WIB Tinggi Hilal Hakiki :   2^ 13’ 56,34” (Di Atas Ufuq) Tinggi Hilal Mar’i :     1^ 55’ 22,67” (Di Atas Ufuq) Lama Hilal diatas Ufuq :   7 Menit 41,51 Detik   (Di Atas Ufuq) Umur Bulan  :   9 Jam 17 Menit 17,65 Detik   (Di Atas Ufuq) Hilal Tenggelam :  =  Jam  17 : 50 Menit ...