Program TEKUKUR dan NATASYA LAZISMU Tanah Bumbu

 Program TEKUKUR dan NATASYA LAZISMU Tanah Bumbu

dr. Kussuma Danubrata

(Programer Fundraising LAZISMU Tanah Bumbu)

Penerima DANA TEKUKUR:

1. Guru SD Muhammadiyah Simpang (berputar modal 3 juta selama hampir 2 tahun. Pengembalian modalnya kurang Rp.700.000,-)

 2. Bapak yang jualan plastik di PPI fitrianoor (jamaah Al Hijrah) sebesar 1 juta (lunas dan lancar pembayarannya)

 3. Bapak yang jualan nasi kuning (samping Masjid Al Hijrah) 1 juta (lunas dan lancar pembayarannya)

 4. Ibu Tiara jualan buah di tikungan sepunggur, pinjam 1 juta, baru bayar 100.000 (abis itu hilang, orangnya pindah rumah, rumahnya sudah rata sama tanah, tetangga kiri kanan gak ada yang tau pergi ke mana)

4. AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah) Tanah Bumbu, bikin usaha TusukMU, pinjam 2 juta (pengembalian 200.000 lancar)

 5. Pemuda Muhammadiyah pinjam 2.850.000 utk beli kambing cempe 2 ekor (sudah Lunas)

 7. Ustadz di Sengayam pinjam 1 juta (sudah lunas…

 Rencana "Dana Tekukur" mau dioper ke Majelis Ekonomi Pemuda Muhammadiyah Tanah Bumbu.

 saat ini masih menunggu laporan bendahara LAZISMU, biar pas hitungannya.

 Donasinya sudha lama ditutup, nunggu resmi peralihan lewat Pemuda Muhammadiyah dulu baru digalang lagi fundrisingnya

 Paling besar ada yang pinjam 2 juta

Program NATASYA

Muhammadiyah namanya Harum di Desa Teluk Kepayang, lewat Program NATASYA.

 Duit nya LAZISMU ada yang tepajal di kantor desa dan berputar dimanfaatkan warga desanya untuk berangkat berobat gratis

 Duitnya yang itu-itu saja, kadada (tidak ada) tambahan, tetapi jumlah penerima manfaatnya terus bertambah. 

Ini sudah berlangsung se tahun, dari modal awal 6 jutaan tadi sekarang jumlah penerima manfaatnya sudah 12 orang

 Kalau dipikir pakai matematika, "kada" bakalan (mungkin) ketemu 6 juta bisa ngasih  plafond 1-2 jutaan per orang dengan cara diputar tanpa bunga dan tanpa harus nagih ke rumah door to door kayak debt collector

Yang pinjam 2 juta terakhir itu dia pasien patah tulang, sejak awal disuruh operasi malah ke Sangkal Putung (Ahli penanganan patah tulang tradisional) di Lasung

 Akhirnya "kada" nyambung tulang pahanya, pendek sebelah dan gak bisa jalan orangnya, setelah 3 bulan mau dirujuk ke Sp.OT. Cuman Husada (rumah sakit Kab. Tanah Bumbu) kada kawa menggawi dr.Romy Sp.OT lalu dirujuk ke Rumah Sakit Ulin pakai SKTM (Jamkesda atau BPJS saya lupa)

 Tapi biaya ke Banjar dan makan serta "riwa-riwi" anggota keluarga yang nemenin perlu duit, jadi pinjam NATASA Kepayang, padahal tinggalnya di desa TAPUS.

Jadi bepandiran ai dua pembakal (Kepayang dan Tapus), akhirnya dibantu dan dibijaksanai juga bisa pake duit Natasya dengan penjamin pembakal Tapus

 Harum nama Muhammadiyah di Kepayang dan Tapus

Kada perlu pengajian rutin dan bikin AUM disana.Alhamdulillah dibantu sama Allah lewat teman teman di LAZISMU utk bantu warga disana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Egi Sujana Mengalami Confuse...

DO'AKU HARAPANKU

Prilaku Pilitik Ken Arok: Dari Begal Jalanan menjadi Wangsa Rajasa