PENGUKUHAN DAN RAKERNAS HAPPRI PONPES AR-RODLOTUL ILMIYAH KERTOSONO 2022-2027
PENGUKUHAN DAN RAKERNAS HAPPRI PONPES AR-RODLOTUL ILMIYAH KERTOSONO 2022-2027
Sudono Syueb, M. SI
"Angkatlah pemimpin yang ditaati dan dipatuhi anggota kelompok atau Ormas", kata KH Ali Manshur Kastam selaku Dewan Pembina Yayasan Taman Pendidikan (YTP) yang menaungi Ponpes Ar-Roudlotul llmiyah, Kertosono, ketika mengukuhkan Pengurus HAPPRI (Himpunan Alumni Pondok Pesantren Ar-Roudlotul llmiyah) dalam agenda PENGUKUHAN DAN RAKERNAS HAPPRI, 2022-2027, di Villa Sumber Urip Tlekung, Malang, Sabtu-Ahad, 14-1/1/2023, yang di hadiri Pengurus HAPPRI se lndonesia.
Lebih lanjut, KH Ali Manshur, Kiyai YTP generasi ke 3, menyitir sebuah hadis,
عن أبي سعيد وأبي هريرة رضي الله عنهما مرفوعاً: «إذا خرج ثلاثة في سفر فَلْيُؤَمِّرُوا أحدهم».
[حسن] - [حديث أبي سعيد رضي الله عنه رواه أبو داود. حديث أبي هريرة رضي الله عنه رواه أبو داود أيضًا]
المزيــد ...
Dari Abu Sa'id dan Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu-ma secara marfū', "Jika ada tiga orang keluar untuk bepergian, hendaknya mereka mengangkat seorang dari mereka sebagai pemimpin."
Hadis hasan - Diriwayatkan oleh Abu Daud
Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- memerintahkan kepada orang-orang musafir untuk mengangkat salah seorang dari mereka sebagai pemimpin mereka. Hendaknya yang dipilih adalah orang yang paling utama dan paling cerdas gagasannya agar bisa mengatur urusan mereka. Sebab, jika mereka tidak mengangkat seseorang sebagai pemimpin, maka urusan mereka menjadi kacau-balau.
Menyinggung karakter alumni YTP, KH Ali Manshur mengutip ayat Al-Qur'an surah Al-Fathir: ayat 32
"Kemudian kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang Menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan, dengan izin Allah. yang demikian itu adalah karunia yang Amat besar” (Q.S. Al Fathir : 32)
Golongan alumni pertama, adalah orang yang dzalim terhadap diri sendiri. Mereka tidak memberi contoh yang baik pada masyarakat sehingga masyarakat yang tahu mereka alumni YTP maka masyarakat tidak mau mondokkan anaknya ke YTP.
Kelompok alumni ke kedua, adalah alumni yang setengah-setengah muqtasid). Dia yakin Ponpes YTP itu baik tapi mereka tidak perduli pada YTP dan berusaha mengajak masyarakat mondokkan anak-anaknya ke YTP. )
Kelompok ketiga, golongan alumni yang sabiquna bil khairat, selalu terdepan melakukan kebaikan untuk YTP dan masyarakat, hingga masyarakat ingin masukkan anaknya ke YTP.
Menyinggung soal visi dan misi, KH Ali Manshur menyarankan tidak usah membuat Visi dan Misi, cukup meniru Visi dan Misi Rasulullah, kita cukup buat Program Kerja
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
لَقَدْ كَا نَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَا نَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَا لْيَوْمَ الْاٰ خِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًا ۗ
"Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah."
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 21)
Sementara itu, Dr. Arif El-lmrani, sesepuh dan Penesehat HAPPRI ketika membuka Rakernas menyinggung soal amanat dengan menyitir ayat Allah;
اِنَّا عَرَضْنَا الْاَ مَا نَةَ عَلَى السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ وَا لْجِبَا لِ فَاَ بَيْنَ اَنْ يَّحْمِلْنَهَا وَاَ شْفَقْنَ مِنْهَا وَ حَمَلَهَا الْاِ نْسَا نُ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ ظَلُوْمًا جَهُوْلًا ۙ
"Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh,"
(QS. Al-Ahzab 33: Ayat 72)
Selanjutnya Dr. Arif El-lmrani mengajak HAPPRI untuk lamgsung kerja dan kerja QS. At Taubah Ayat 105
وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَالْمُؤْمِنُوْنَۗ وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۚ
105. Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu memberitahukan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”
Komentar
Posting Komentar