Hisab Awal Bulan Sya’ban 1444 H

Hisab Awal Bulan Sya’ban 1444 H

Ali Hamdi, M. HI
(Wakil Ketua PA Ponorogo) 

Ponorogo, Kamis  16 Februari 2023

Basik Data EPHIMERIS HISAB RUKYAT
Lintang Lokasi : - 6^ 52’ Lintang Selatan
Bujur Lokasi : 112^ 21’ Bujur Timur
Bujur Daerah : 105
Markas Tanjung Kodok Paciran - Lamongan 
Ijtimak akhir bulan Rojab 1444 Terjadi :
Ijtimak di Indonesia Bagian Barat terjadi hari Senin Pahing tanggal 20 Februari 2023 
pada jam 14  : 08 : 20.47,. WIB
Data  Hilal Tanggal 20 Februari 2023
Matahari Tenggelam dilokasi rukyat pada hari itu Jam : 17 : 53 : 47.60 WIB
Tinggi Hilal Hakiki :  3^ 3’ 32,02” (Di Atas Ufuq)
Tinggi Hilal Mar’i :   2^ 40’ 17,06” (Di Atas Ufuq)
Lama Hilal diatas Ufuq : 10 Menit 41,14 Detik Diatas Ufuq
Umur Bulan : 3 Jam 45 Menit 27,13 Detik (Diatas Ufuq)
Hilal Tenggelam : Jam 18 : 4 Menit  28,74 Detik (Diatas Ufuq)
Azimut/ arah Bulan : -14^ 2’ 47,99 ” di Selatan Garis Katulistiwa
Azimut / arah Matahari : -11^ 8’ 59,79” di Selatan Garis Katulistiwa
Selisih Azimut Matahari dan Bulan : 2 Derajad 53 menit 48,82 detik
Posisi hilal saat matahari tenggelam :
Hilal pada hari Senin Malam Selasa tanggal 20 Februari 2023, jika berhasil dirukyat maka Hilal akan Nampak dan berada di selatan Matahari dengan keadaan Tegak keatas sedikit condong Ke selatan di Selatan Garis Katulistiwa
Lalu yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah Kapan Tanggal 1 Sya’ban 1444 H, tahun ini ?
Kemungkinan akan terjadi perbedaan dalam penentuan awal Bulan Sya’ban 1444 Hijriyah  Tahun ini, walaupun saat Ijtimak terjadi di Wilayah Indonesia seluruh kawasan NKRI, baik wilayah Indonesia Timur maupun wilayah Barat Hilal sudah diatas Ufuq namun ketinggian bervariasi sekitar 3^ 3’ 32,02” (Di Atas Ufuq) secara Hakiki
Lalu yang jadi pertanyaan selanjutnya adalah, kapan datangnya Awal bulan Sya’ban 1444 Hijriyah tahun ini;
Menurut kalkulasi penulis, Bagi yang beraliran Hisab Wujudul Hilal, maka Awal bulan Sya’ban 1444 Hijriyah akan jatuh pada hari Selasa tanggal 21 Februari 2023,dengan alasan bahwa seluruh wilayah NKRI saat Ijtimak terjadi seluruhnya wilayah sudah masuk dalam Garis Batas Nol Derajad dengan artian seluruh kawasan NKRI sudah masuk area Bulan Baru 
sedangkan bagi yang berpendapat tidak berhasil melihat Hilal (Rukyat Hilal ansih) dan Kreteria Imkanur Rukyat dan Kreteria Mabims harus menggenapkan umur bulan Rojab 1444 H menjadi 30 hari, sehingga tanggal 1 Sya’ban akan jatuh pada hari Rabu tanggal 22 Februari 2023 M
Bagaimana Negara Negara selain Indonesia dalam memulai awal bulan Sya’ban 1444 H tahun ini;
Menurut kalkulasi Penulis, Negara Negara yg dihuni kaum muslimin di Kawasan Benua Amerika terutama Amerika Selatan, Afrika Selatan, Hilal sudah 5 Derajad diatas Ufuq sedangkan Afrika Tengah 4 Derajad diatas ufuq, sedangkan Negara Kawasan Turki dan Saudi Arabia 3 Derajad diatas Ufuq, 
Negara Jepang yang belum masuk bulan Baru karena Hilal masih minus dua derajad 
Para pemerhati Hisab Rukyat jangan bingung, karena konsep ”Teori bingung” itu belum ada yang menemukan sehingga tidak dapat menjadikan orang lain bisa sembuh dari kebingungan, maka anda jangan meniru fenomena perbedaan kebingungan ini, dengan meniru kata-kata penutupan Indonesia Lawyer CLuub, maka  ”Saya hanya menyajikan data, dan andalah yang memutuskannya."
Mohon koreksi dari para pemerhati Hisab Rukyat sebelum memasuki libur Isra' Mikraj dan Nisfu Sakbanan.
Makasih

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Egi Sujana Mengalami Confuse...

DO'AKU HARAPANKU

Prilaku Pilitik Ken Arok: Dari Begal Jalanan menjadi Wangsa Rajasa