BPPLD (Bengkel Penelitian dan Pengembangan Dakwah)

BPPLD (Bengkel Penelitian dan Pengembangan Dakwah)



Pada tahun 1985, Saya mengikuti BPPLD Pimpinan Muhammadiyah Kab. Kediri.
Utusan datang dari angkatan muda Muhammadiyah, baik dari cabang, ranting, dan perguruan tinggi milik Muhammadiyah.

Yang menguras pikiran peserta adalah merumuskan rekomendasi yang mau ditetapkan. Tapi para peserta termasuk saya terhibur dan terpukau dengan paparan H. Abdurrahim Nur, MA., yang sangat ilmiah. Dengan ilmu logika yang mantiki, luarbiasa terasa ketika itu.
Hadir pula Kyai Ali Hamdi dari Muhammadiyah Nganjuk --(Guru besar YTP).
H. Abdurrohim Nur, MA. menginspirasi saya ketika perdebatan LKM HMI, sehingga saya keluar pamit pulang karena teknis sesi pengosongan senior menurut saya ketika itu keterlaluan.
Saya bilang kalau model seperti ini gak dirubah saya lebih baik keluar dan pulang hari senior.
Dan saya ditekan kalau saudara berani pulang coba aja.
Benar saya pulang dalam pengkaderan itu.
Panitia sama_sama terbengong kok ada mahasiswa bisa pulang gitu ya.
Selesai acara BPPLD di YTP setiap di kelas Yai Ali Hamdi nyinggung saya, karena pikiran saya, saya sampaikan di forum BPPKL dan juga karena di setiap acara forum BPPKL saya pakai kaos oblong.
Demikian sindiran Yai Ali Hamdi Allah yarham kepada saya.
Kemudian saya masih ingat sekali karena di Muhammadiyah khususnya di wilayah Cabang Wates, tepatnya di Langgar Kidul desa Pojok (Ranting Muhammadiyah Pojok) ada ustad yang ngasih kajian Islam beda dengan misi Muhammadiyah, lalu saya laporkan tempat lembaga ustad tersebut.
BPPLD sungguh memberi manfaat pada alur fikiran dan manhaj dakwah kami berikutnya.



Gresik, 19 Agustus 2023.

ADA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Egi Sujana Mengalami Confuse...

DO'AKU HARAPANKU

Prilaku Pilitik Ken Arok: Dari Begal Jalanan menjadi Wangsa Rajasa