Postingan

Memiliki Motor “Syari’ah”

Gambar
Memiliki Motor “Syari’ah” Catatan : Amam Fakhrur Tentu saja dengan judul di atas saya  tidak bermaksud  menggambarkan bagaimana proses saat saya  memiliki sepeda motor yang berbahan sesuai syari’ah. Motor yang halal seperti kehalalan suatu makanan. Mesin, karburator, atau joknya halal.  Akan tetapi saya ingin menggambarkan bagaimana saat saya  mendapatkannya dengan transaksi yang sesuai syari’ah. Makanya  kata syari’ah pada judul saya kasih tanda kutip. Keluarga inti saya berjumlah lima orang. Terdiri dari saya, isteri dan tiga orang anak.  Saya dan isteri bekerja di instansi pemerintah yang berbeda. Dua anak saya, yang nomor satu dan dua  telah bekerja di perusahaan swasta, Anak yang bungsu, Rudi  barusan lulus SMA dan akan masuk kulyah  di suatu perguruan tinggi. Untuk menunjang mobilitas sehari-hari, saya, isteri dan dua anak saya menggunakan sepeda motor. Adapun anak yang nomor tiga, selama ini  berangkat dan pulang ...

Seperti Air dari Teko

Gambar
Seperti Air dari Teko Oleh: Ust. Ihsanuddin Alumni Ponpes YTP, Kertosono-Nganjuk Seperti air dari Teko, apa yang tertuang itulah apa yang ada di dalamnya.. Jika kamu bisa menghina dan merendahkan orang lain, serendah itulah isi hatimu.. Mencaci maki orang lain dengan kata-kata kotor, tidak membuat orang menjadi kotor, malah sebaliknya mengotori diri sendiri.. Sebab kata-kata kotor itu keluar dari hati dan pikiran kita.. Menghina orang tidak membuat orang terhina, melainkan membuat hina diri kita sendiri..   Menghormati orang dengan kata-kata kasih, akan membuat diri kita dihormati dan hati kita berwelas asih.. Menguatkan orang dengan kata-kata bijak akan membuat diri kita menjadi kuat dan pikiran kita bijak.. Sebab hanya pikiran yang bijak akan melahirkan kata-kata bijak.. Membahagiakan orang dengan kata-kata berpengharapan akan membuat diri kita bahagia dan jiwa kita penuh harapan.. Kata-kata dan perbuatan kita akan membentuk siapa diri kita.. Semoga tetap sehat semuan...

Orang yang Tidak Berhak Menjadi Ta’mir Masjid

Gambar
Orang yang Tidak Berhak Menjadi Ta’mir Masjid Oleh Hidayatullah Staf Bid. Organisasi DDII Jatim   وَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّن مَّنَعَ مَسَٰجِدَ ٱللَّهِ أَن يُذۡكَرَ فِيهَا ٱسۡمُهُۥ وَسَعَىٰ فِي خَرَابِهَآۚ أُوْلَٰٓئِكَ مَا كَانَ لَهُمۡ أَن يَدۡخُلُوهَآ إِلَّا خَآئِفِينَۚ لَهُمۡ فِي ٱلدُّنۡيَا خِزۡيٞ وَلَهُمۡ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٞ   Dan siapakah yang lebih dhalim daripada orang yang menghalanghalangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat. (Al Baqarah: 114) Merupakan suatu kedhaliman yang sangat besar yaitu bagi orang yang menghalangi hamba Allah lainnya untuk memakmurkan masjid yaitu dengan memperbanyak aktifitas berdzikir di dalamnya. Dan merupakan suatu kedhaliman yang sangat besar orang-orang yang berusaha merobohkan masjid-masjid All...

DARI MAKAM JERMAN

Gambar
DARI MAKAM JERMAN Catatan : Amam Fakhrur Sebelum saya bekerja di Megamendung, Bogor, saya sudah seringkali pergi ke Megamendung untuk suatu keperluan. Dari arah Jakarta, setiap kali saya sampai di pertigaan Gadog, saya baca papan petunjuk bertuliskan “Makam Jerman”.   Saya penasaran mengapa  di Indonesia ada situs makam Jerman. Yang pernah menjajah nusantara kan hanya Belanda dan Jepang. Tidak ada dalam buku sejarah kalua Jerman pernah menjajah nusantara. Selama lima bulan terakhir ini saya telah bekerja di Megamendung, belum juga dapat mewujudkan kehendak untuk berkunjung ke makam itu. Baru beberapa waktu lalu saya dapat berkunjung. Berkunjung setelah keinginan itu “membuncah”.  Komplek makam itu rupanya tak jauh dari markas saya, hanya berjarak sekitar 3 km.  Dengan mengendarai motor bersama Rudi, rekan dekat saya. Kami menuju komplek makam itu. Hanya membutuhkan sekitar 20 menit untuk sampai ke lokasi. Di kaki Gunung Pangrarango,  desa  ...

Keutamaan Sedekah (Materi Khutbah Jum'atTanggal, 7 Januari 2022)

Gambar
Materi Khutbah Jum'at Tanggal, 7 Januari 2022 ( Keutamaan Sedekah ) Oleh: Ust. Murtadlo HS.  السَّلَامُ عَلَيًكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. اَلْحَمْدُ لِله الْحَسِيْبِ الرَّقِيْبِ الَّذِيْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا وَأَحْصَ كُلِّ شَيْءٍ عَدَدًا. أَشْهَدُ أَنْ لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْحَمْدُ فِى الْأُوْلَى وَالْآخِرَةِ وَلَهُ الْحُكْمُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ . وَأَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَرْسَلَهُ بِالُهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ. اَللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَتَّابِعِيْنَ بِإِحْسَانِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ: فَيَا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُوْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ. إِتَّقُوْ اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ. Maasyiral muslimin rahimakumullah. Marilah kita ucap syukur al-hamdulillah kepada Allah SWT, atas limpahan nikmat, rahmat yang telah di anugerahkan kepada kita s...

TIDUR PANJANG

Gambar
TIDUR PANJANG Malam itu suasananya tintrim nan sepi. Langit gelap Sang Dewi malam yang telah habis menipis enggan menampakkan wujudnya Entah apa sebabnya listrikpun padam sejak menjelang Maghrib  sehingga suasana semakin sepi. Usai shalat isya, ku buka kitab kesayanganku Lembar demi lembar kubaca , meski hanya sebatang lilin menerangi Hati terasa tenteram  dan damai Nun jauh disana kudengar suara petasan Diseberang sana tampak api menyala Rupanya ada yang lagi bakar bakar Entah apa yang sedang mereka bakar Kulangkahkan kakiku menuju ketempat peraduan Kurebahkan tubuhku Tak lama akupun terlena Dalam tidur kubermimpi Kubermain dalam taman bunga yang luas nan asri Serasa usiaku masih muda belia Heeeem....... Aduhai indahnya... Kupu-kupu dan kumbang berayun-ayun di tangkai bunga Disaat tangan ini mau memetik sekuntum bunga Tiba-tiba aku dikejutkan bunyi alarm HP ku.... " *Asshalatu Khairun minan nauum* "  Sertamerta buyarlah mimpiku Kuraih HP ku Betapa terkejutnya...

SABAR

Gambar
SABAR Zainul Muttaqin Sa'i Bersabar itu Melahirkan jiwa khusnudhon (Suka cita) Pantang menyerah Tetap semangat Dan berjiwa bersabar bisa mengobati keputus-asaan nan kemarahan Bersyukur itu Melahirkan jiwa berkasih sayang Tidak angkuh nan takabur lagi pengayom Dan berjiwa bersyukur bisa mengobati kebakhilan dan tamak Sabar itu bagai sakit gigi rasakan sendiri tidak usah marah-marah keorang lain disuruh sakit gigi semua Syukur itu bagai seorang ibu dengan anaknya, punya buah kedondong satu ingat anaknya, dan semua manusia dianggap anaknya oleh Ibu  BERIMAN YANG CERDAS Zainul Muttaqin Sa'i Kita melihat musibah dari saudara kita, entah dari dosanya, entah dari ujian imannya Bila kita menyalahkan salahmu sendiri Itu tandanya iman kita dikurangi angkanya Dan yang membuat beriman kita menaik angkanya, jawab : Do'akan dan memberi solusi Bila kita melihat saudara kita yang lagi dapat nikmat, entah itu buah keimanan, entah itu istijrod Bila kita heran dan mengacungkan jem...